“Sisi Sisi” yang merupakan gubahan dari puisi sang produser, Firzi O, lalu menyuara. Liriknya menawarkan sebuah kesadaran yang lain tentang sudut pandang yang kita gunakan sehari-hari. Menyusul setelahnya “Into Your Grace” yang cukup kalem. Tambahan liukan cello oleh Risky Surya White Shoes And The Couples Company dan Sukong oleh Fadil Kunokini mengiringi tempo lagu jadi semakin intens di akhir. Lalu ada “Dongkal Dangkil”, nomor brengsek yang bercerita tentang kebrengsekan dunia, tentang para pemimpin yang berotak kecil, usil, suka menginjak orang kecil yang dianggap cindil –begitu bunyi liriknya. Legenda musik etnik Indonesia, Sawung Jabo urun menyuarakan sebuah narasi yang terdengar serupa racau ngawur di sepanjang lagu. Eksplorasi bunyi tetabuhan dan senar terasa seperti jamming spontan. Bagian lirik “Dongkal-dangkil-dongkal-dangkil” yang dinyanyikan secara keroyokan secara berulang-ulang juga menambah nuansa gila Matajiwa. Nomor ini adalah salah satu lagu andalan di album 1 Matajiwa dan dijadikan tajuk konser mereka.
Jika di Part 1 ada “The Journey Begins”, maka di bagian kedua ini kita akan menemui “The Journey Continues”. Sebuah nomor hasil racikan berbagai bunyi yang menyatu apik tanpa lirik. Nomor ini dibagi jadi beberapa bagian: melodi awal yang sarat unsur elektronik, bootleg dari tari topeng Rumyang, bootleg lagu daerah “Lir-Ilir”, kembali ke melodi awal, dan diulang-ulang. Part 2 lalu ditutup dengan nomor terpanjang di album ini, “Half Moon’s Satellite”.
Setelah meramu banyak sekali bebunyian dan hal untuk diterjemahkan dalam eksplorasi musik mereka, purna sudah album 1 ini. Alih-alih memberikan sebuah musik untuk didengarkan, Matajiwa memberikan sebuah pengalaman. Menikmati energi yang meledak-ledak dari sebuah eksplorasi musik, eksperimen gila dan ekspresi jiwa
“Sisi Sisi” yang merupakan gubahan dari puisi sang produser, Firzi O, lalu menyuara. Liriknya menawarkan sebuah kesadaran yang lain tentang sudut pandang yang kita gunakan sehari-hari. Menyusul setelahnya “Into Your Grace” yang cukup kalem. Tambahan liukan cello oleh Risky Surya White Shoes And The Couples Company dan Sukong oleh Fadil Kunokini mengiringi tempo lagu jadi semakin intens di akhir. Lalu ada “Dongkal Dangkil”, nomor brengsek yang bercerita tentang kebrengsekan dunia, tentang para pemimpin yang berotak kecil, usil, suka menginjak orang kecil yang dianggap cindil –begitu bunyi liriknya. Legenda musik etnik Indonesia, Sawung Jabo urun menyuarakan sebuah narasi yang terdengar serupa racau ngawur di sepanjang lagu. Eksplorasi bunyi tetabuhan dan senar terasa seperti jamming spontan. Bagian lirik “Dongkal-dangkil-dongkal-dangkil” yang dinyanyikan secara keroyokan secara berulang-ulang juga menambah nuansa gila Matajiwa. Nomor ini adalah salah satu lagu andalan di album 1 Matajiwa dan dijadikan tajuk konser mereka.Jika di Part 1 ada “The Journey Begins”, maka di bagian kedua ini kita akan menemui “The Journey Continues”. Sebuah nomor hasil racikan berbagai bunyi yang menyatu apik tanpa lirik. Nomor ini dibagi jadi beberapa bagian: melodi awal yang sarat unsur elektronik, bootleg dari tari topeng Rumyang, bootleg lagu daerah “Lir-Ilir”, kembali ke melodi awal, dan diulang-ulang. Part 2 lalu ditutup dengan nomor terpanjang di album ini, “Half Moon’s Satellite”.Setelah meramu banyak sekali bebunyian dan hal untuk diterjemahkan dalam eksplorasi musik mereka, purna sudah album 1 ini. Alih-alih memberikan sebuah musik untuk didengarkan, Matajiwa memberikan sebuah pengalaman. Menikmati energi yang meledak-ledak dari sebuah eksplorasi musik, eksperimen gila dan ekspresi jiwa
翻訳されて、しばらくお待ちください..

"Side Side" which is composed by the producer of poetry, Firzi O, then menyuara. The lyrics offer an awareness about the viewpoint that we use everyday. Follow thereafter "Into Your Grace" is quite calm. Liukan additional cello by Risky Solar White Shoes And The Couples Company and Sukong by Fadil Kunokini accompany tempo songs became more intense at the end. Then there is "Dongkal Dangkil", number jerk who tells of fretfulness world, about the leaders of the small-brained, nosy, like stepping on the little baby mouse -so considered sound lyrics. Indonesian ethnic music legend, Sawung Jabo urun voiced a similar sounding narrative racau inconsequential along the track. The sound of drums and strings exploration feels like a spontaneous jamming. Part lyrics "Dongkal-dangkil-dongkal-dangkil" sung keroyokan repeatedly also adds to the feel crazy Matajiwa. This number is one of the songs on the album mainstay 1 Matajiwa and canopy made their concerts. If in Part 1 there is "The Journey Begins", then in the second part we will see "The Journey Continues". A number concoction of various sounds that blend nicely without lyrics. This number is divided into several parts: the initial melody laden electronic elements, bootleg from Rumyang mask dance, folk songs bootleg "Lir-Ilir", back to the initial melody, and repeated. Part 2 then closed with the longest number on the album, "Half Moon's Satellite". After gathering a lot of sounds and it's translated into their musical exploration, already after this first album. Instead of giving a music to be heard, Matajiwa provide an experience. Enjoy the explosive energy of a musical exploration, experimentation and expression crazy soul
翻訳されて、しばらくお待ちください..
