Hamada bersaudara itu kemudian mengucapkan selamat ulang tahun lagi pada Hiro plus bonus kecupan di layar oleh Tarou dan Take yang dipaksa. Hiro janji akan membuka kado dari kakaknya dan langsung menghubungi mereka tentang hadiahnya nanti.
“Tarou! Hati-hati dengan penyakit menular seksual!”
“Hiro, kau pikir aku tidak memakai perisai selama ini?” Hiro tertawa mendengar kata perisai, “Tenang jangan khawatir. I play safe.” Dengan kedipan, panggilan skype mereka terputus.
“Setiap video call skype seperti ini aku selalu merasa lelah setelahnya,” Hiro mengeluh pada kakaknya yang tersenyum mengerti. “Tarou dan Take sangat intens. Aku hampir tercekik.”
“Kata-kata yang dalam.” Mereka kemudian saling senggol menyenggol. “Tarou dan Take hanya kangen sekali denganmu. Mereka tak bisa bertemu denganmu karena pekerjaan yang sibuk. Dalam umur 22 tahun, mereka sudah masuk Airforce dan FBI…”
“Yeah, aku tahu.” Hiro merasa bangga sekali, tentu saja. “Mereka dari dulu sangat ambisius, huh?”
Hamada bersaudara itu kemudian mengucapkan selamat ulang tahun lagi pada Hiro plus bonus kecupan di layar oleh Tarou dan Take yang dipaksa. Hiro janji akan membuka kado dari kakaknya dan langsung menghubungi mereka tentang hadiahnya nanti.
“Tarou! Hati-hati dengan penyakit menular seksual!”
“Hiro, kau pikir aku tidak memakai perisai selama ini?” Hiro tertawa mendengar kata perisai, “Tenang jangan khawatir. I play safe.” Dengan kedipan, panggilan skype mereka terputus.
“Setiap video call skype seperti ini aku selalu merasa lelah setelahnya,” Hiro mengeluh pada kakaknya yang tersenyum mengerti. “Tarou dan Take sangat intens. Aku hampir tercekik.”
“Kata-kata yang dalam.” Mereka kemudian saling senggol menyenggol. “Tarou dan Take hanya kangen sekali denganmu. Mereka tak bisa bertemu denganmu karena pekerjaan yang sibuk. Dalam umur 22 tahun, mereka sudah masuk Airforce dan FBI…”
“Yeah, aku tahu.” Hiro merasa bangga sekali, tentu saja. “Mereka dari dulu sangat ambisius, huh?”
翻訳されて、しばらくお待ちください..
