Dampak Erupsi Gunung Raung
Kukil Bora dari situs International Business Time menjelaskan bahwa dampak dar erupsi Gunung Raung salah satunya bahwa Indonesia menutup empat bandara internasionalnya. Empat bandara tersebut:
Ngurah Rai International Airport
International Airport dan Selaparang Airport Lombok
Blimbingsari Airport Banyuwangi
Notohadinegoro Airport Jember, East Java
Bahkan efek dari erupsi Gunung Raung ini membuat maskapai nasional seperti Garuda Indonesia sampai membatalkan seluruh penerbangannya karena dinilai status penerbangan berbahaya. Tidak hanya Garuda Indonesia, Singapore Airlines pun membatalkan seluruh penerbangannya dengan jalur tujuan Bali, Lombok, dan sekitarnya.
Sekitar 150 kilometer jarak dari Gunung Raung sampai Denpasar, Bali. Padahal dengan jarak ini, dinilai seharusnya erupsi tersebut tidak mengganggu, sayangnya dengan intensitas angin yang mengarah ke timur Indonesia, ditambah tinggi dari Gunung raung yang melebihi 3.000 meter diatas permukaan laut dan tinggi dari letusan asap dan abu vulkanik yang tinggi, jelas seluruh penerbangan pada saat itu dibatalkan.
Hal ini dijelaskan di situs abc.net.au – yang menjelaskan maskapai penerbangan Australia, Virgin, dan Jetstar Airlines juga ikut membatalkan penerbangan mereka.
Dari penjelasan di atas, diharapkan erupsi untuk Gunung Raung cepat kembali normal sehingga aktivitas penerbangan nasional dan internasional dapat kembali lagi seperti semula. Dengan bencana alam seperti ini, kita sebagai manusia yang tinggal di alam ini hanya dapat berharap bahwa kejadian ala mini cepat selesai karena manusia tidak akan mampu untuk melawan alam.