Abu Raung Masih Berhembus
Selasa, 4 Agustus 2015 | 03:06 WIB
JEMBER (Surabaya Pagi) - Hingga kini semburan dari erupsi abu vulkanik Gunung Raung masih terus berhembus. Sedangkan, gemuruh yang terdapat dari gunung raung perhari ini nihil diketahui sekitar pukul 7.30 WIB terdeteksi dari pos pantau gunung malang, Senin (3/8) kemarin.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi SP melalui Hendra yang saat itu bertugas mengatakan, bahwa hingga saat ini kondisi perkembangan gunung raung bisa dikatakan masih mengalami fluktuatif karena abu vukanik yang dihembuskan dari gunng raung tersebut masih terus menyebar kesejumlah titik yang ada di Kabupaten Jember. “Walaupun tidak separah dari beberapa minggu yang lalu, dimungkinkan penyeberan abu vulkanik tersebut sediit banyak bisa menggangu aktifitas warga,” ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya, keberadaan abu vulkanik raung yang tebal dan lebih tajam karena mengandung silicat. Abu raung tersebut terus berhembus mengikuti arah mata angin yang setiap harinya mengalami perubahan. Sehingga, bisa menganggu warga yang saat itu sedang beraktifitas di luar rumah, atau ketika mengendarai kendaraan bermotor.
"Sebaiknya warga disaat mengendarai kendaraan bermotor mengunakan masker agar terhindar dari alergi yang disebabkan abu vulkanik raung. Jika abu vulkanik tersebut masuk ke mata diupayakan agar supaya tidak boleh dikucek akan tetapi dibasuh dengan mengunakan air yang mengalir ataupun dengan cara mata dirambang ke air bersih,” imbuhnya.
Seperti dikatakan sebelumnya, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo warga manapun bisa menelepon ke pusat pengendalian operasional BPBD Jember yang terdapat di nomor 0331 - 322965. “Silahkan bertanya tentang kondisi gunung Raung tersebut, dan kami akan menyampaikan informasi itu," katanya. edh
結果 (
日本語) 1:
[コピー]コピーしました!
Abu Raung Masih BerhembusSelasa, 4 Agustus 2015 | 03:06 WIB JEMBER (Surabaya Pagi) - Hingga kini semburan dari erupsi abu vulkanik Gunung Raung masih terus berhembus. Sedangkan, gemuruh yang terdapat dari gunung raung perhari ini nihil diketahui sekitar pukul 7.30 WIB terdeteksi dari pos pantau gunung malang, Senin (3/8) kemarin.Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi SP melalui Hendra yang saat itu bertugas mengatakan, bahwa hingga saat ini kondisi perkembangan gunung raung bisa dikatakan masih mengalami fluktuatif karena abu vukanik yang dihembuskan dari gunng raung tersebut masih terus menyebar kesejumlah titik yang ada di Kabupaten Jember. “Walaupun tidak separah dari beberapa minggu yang lalu, dimungkinkan penyeberan abu vulkanik tersebut sediit banyak bisa menggangu aktifitas warga,” ujarnya. Seperti diketahui sebelumnya, keberadaan abu vulkanik raung yang tebal dan lebih tajam karena mengandung silicat. Abu raung tersebut terus berhembus mengikuti arah mata angin yang setiap harinya mengalami perubahan. Sehingga, bisa menganggu warga yang saat itu sedang beraktifitas di luar rumah, atau ketika mengendarai kendaraan bermotor. "Sebaiknya warga disaat mengendarai kendaraan bermotor mengunakan masker agar terhindar dari alergi yang disebabkan abu vulkanik raung. Jika abu vulkanik tersebut masuk ke mata diupayakan agar supaya tidak boleh dikucek akan tetapi dibasuh dengan mengunakan air yang mengalir ataupun dengan cara mata dirambang ke air bersih,” imbuhnya.Seperti dikatakan sebelumnya, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo warga manapun bisa menelepon ke pusat pengendalian operasional BPBD Jember yang terdapat di nomor 0331 - 322965. “Silahkan bertanya tentang kondisi gunung Raung tersebut, dan kami akan menyampaikan informasi itu," katanya. edh
翻訳されて、しばらくお待ちください..
