1. Resolusi Konflik Lahan, menyajikan berbagai upaya penyelesaian konflik lahan dilingkungan masyarakat. Beberapa resolusi yang dapat di implementasikan berdasarkan pendekatan sebagai berikut: (a) Konflik berbasis kriminalitas: kekuatan (kekuasaan) pemaksa, (b) Konflik berbasis bandit sosial: gerakan sosial, (c) Konflik berbasis reclaiming lahan: kekuasaan/kekuatan hukum, dan (d) Konflik berbasis kesenjangan ekonomi: pemberdayan ekonomi masyarakat.
2. Institusi Lokal Pengelolaan Lingkungan Hidup, Institusi lokal yang dimaksud merupakan upaya peningkatan pemberdayaan dan opimalisasi kelompok masyarakat, seperti Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Tanggap Bencana (TAGANA), Kelompok Tani Konservasi, dan Lembaga Konservasi Desa. Institusi lokal ini diharapkan akan berperan aktif dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup. Institusi yang dapat berperan aktif untuk terealisasinya program ini adalah BLH, DISHUTBUN, DISTANAK, dan BPMPD.
結果 (
日本語) 1:
[コピー]コピーしました!
1. Resolusi Konflik Lahan, menyajikan berbagai upaya penyelesaian konflik lahan dilingkungan masyarakat. Beberapa resolusi yang dapat di implementasikan berdasarkan pendekatan sebagai berikut: (a) Konflik berbasis kriminalitas: kekuatan (kekuasaan) pemaksa, (b) Konflik berbasis bandit sosial: gerakan sosial, (c) Konflik berbasis reclaiming lahan: kekuasaan/kekuatan hukum, dan (d) Konflik berbasis kesenjangan ekonomi: pemberdayan ekonomi masyarakat.
2. Institusi Lokal Pengelolaan Lingkungan Hidup, Institusi lokal yang dimaksud merupakan upaya peningkatan pemberdayaan dan opimalisasi kelompok masyarakat, seperti Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Tanggap Bencana (TAGANA), Kelompok Tani Konservasi, dan Lembaga Konservasi Desa. Institusi lokal ini diharapkan akan berperan aktif dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup. Institusi yang dapat berperan aktif untuk terealisasinya program ini adalah BLH, DISHUTBUN, DISTANAK, dan BPMPD.
翻訳されて、しばらくお待ちください..
