PT Perkebunan Nusantara X panen perdana sorgum. Tanaman sorgum yang ditanam di Desa GilI Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan ini merupakan bentuk kerjasama dengan Super Sorghum Corp, Jepang yang ditanam pada Desember 2014 lalu.
“Budidaya sorgum kali ini dinilai berhasil,” kata Kepala Pengembangan Madura PT Perkebunan Nusantara X, Muhammad Faisol saat dihubungi melalui ponselnya.
Masih menurut Faisal, meskipun baru kali pertama pihaknya membudidayakan sorgum di Pulau Madura, namun selama proses penanaman hingga panen nyaris tidak ada kendala. Kalaupun ada itu hanya masalah kecil yaitu masalah drainase saja sehingga membuat sebagian kecil area tergenang air.
“Budidaya ini ditanam di lahan seluas 1,2 hektar yang disediakan oleh PTPN X. Panen perdana sorgum ini ditujukan untuk skala riset pemanfaatan batang sorgum untuk bioetanol,” ungkap Faisol.
Sementara dari pihak Super Sorghum, Jepang, sambung Faisal, yang menanggung biaya sewa lahan, kompos serta tenaga kerjanya. Untuk lahan di Madura ini tidak menjadi masalah yang berarti. Seperti yang diketahui, di Pulau Madura ini masih banyak lahan kosong yang tidak produktif.
Masih menurut Faisal, diharapkan panen perdana yang dinilai berhasil ini bisa menggugah semangat masyarakat Madura untuk memanfaatkan lahan tidur agar bisa produktif dan menambah penghasilan mereka. (Siska, OPI_Corcom)