TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah bahwa tempat hiburan Stadium kembali beroperasi.
Namun, ia mengaku tidak akan menghambat para pengusaha untuk membuka kembali usaha hiburan mereka, asalkan tidak menjadi lokasi transaksi narkotika dan obat-obatan terlarang.
"Kalau kamu (pengusaha Stadium) buka usaha dan main narkoba lagi, usaha lo bakal gue stop. Gedung lo gue panggangin (tutup total) lagi. Itu yang kami lakukan sekarang," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Kamis (14/8/2014).
Berdasarkan info yang berkembang di media sosial, diskotek Stadium kembali beroperasi dan berganti nama menjadi Level 5.
Beberapa waktu lalu, Basuki memutuskan menghentikan operasional Stadium karena terbukti menjadi lokasi transaksi narkoba dan berakibat pada tewasnya salah seorang anggota polisi asal Manado. [Baca: Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Diskotek Stadium].
Basuki pun telah mengutus beberapa orang kepercayaannya untuk mengecek informasi bahwa Stadium dioperasikan kembali.
Menurut Basuki, pengusaha Stadium boleh kembali membuka usaha hiburan, asalkan di tempat lain dan tidak lagi menjadi tempat transaksi jual beli narkoba.
Kebijakan yang diambil Basuki ini berbeda dengan Gubernur DKI sebelumnya. Basuki mengatakan, dahulu Pemprov DKI hanya sekadar menutup tempat hiburan.
"Kalau mereka main-main lagi, kami sikat lagi. Kamu harus cari tempat lain kalau mau buka usaha, tetapi masih berani nggak? Kamu kalau mau ganti nama, ganti manajemen, silakan saja. Saya nggak bisa melarang orang punya usaha," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah bahwa tempat hiburan Stadium kembali beroperasi.
Namun, ia mengaku tidak akan menghambat para pengusaha untuk membuka kembali usaha hiburan mereka, asalkan tidak menjadi lokasi transaksi narkotika dan obat-obatan terlarang.
"Kalau kamu (pengusaha Stadium) buka usaha dan main narkoba lagi, usaha lo bakal gue stop. Gedung lo gue panggangin (tutup total) lagi. Itu yang kami lakukan sekarang," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Kamis (14/8/2014).
Berdasarkan info yang berkembang di media sosial, diskotek Stadium kembali beroperasi dan berganti nama menjadi Level 5.
Beberapa waktu lalu, Basuki memutuskan menghentikan operasional Stadium karena terbukti menjadi lokasi transaksi narkoba dan berakibat pada tewasnya salah seorang anggota polisi asal Manado. [Baca: Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Diskotek Stadium].
Basuki pun telah mengutus beberapa orang kepercayaannya untuk mengecek informasi bahwa Stadium dioperasikan kembali.
Menurut Basuki, pengusaha Stadium boleh kembali membuka usaha hiburan, asalkan di tempat lain dan tidak lagi menjadi tempat transaksi jual beli narkoba.
Kebijakan yang diambil Basuki ini berbeda dengan Gubernur DKI sebelumnya. Basuki mengatakan, dahulu Pemprov DKI hanya sekadar menutup tempat hiburan.
"Kalau mereka main-main lagi, kami sikat lagi. Kamu harus cari tempat lain kalau mau buka usaha, tetapi masih berani nggak? Kamu kalau mau ganti nama, ganti manajemen, silakan saja. Saya nggak bisa melarang orang punya usaha," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.
翻訳されて、しばらくお待ちください..
