2. Kebakaran Lahan Gambut
Upaya penaggulangan kebakaran lahan gambut dilakukan dengan menekan angka jumlah kejadian/hot spot dan luas area lahan terbakar melalui pengintegrasian KMS (BP REDD) dengan sistem pencegahan karhutla di daerah (DISHUTBUN, BLH, BPBD ) dan nasional (BNPB). Penggunaan KMS (Karhutla Monitoring System) yang telah dikembangkan oleh BP REDD di Kabupaten Bengkalis diharapkan dapat menekan angka kebakaran hingga 150 titik dan 1000 ha pada tahun 2020 dan tahun 2025 Kabupaten Bengkalis dapat bebas dari bencana kebakaran.
3. Subsiden Lahan Gambut
Subsiden lahan gambut dipantau berdasarkan kondisi muka air tanah yang merujuk pada PP 71 Tahun 2014. Upaya ini dilakukan oleh DISHUTBUN dengan membangun sistem monitoring dan evaluasi kerusakan lahan gambut. Target pencapaian muka air tanah lahan gambut dapat stabil mulai tahun 2020 yaitu berkisar 25-80 cm.