Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Jayadi mengatakan abu vulkanis akibat Gunung Raung meletus saat ini juga melanda Kabupaten Probolinggo. Sejumlah wilayah yang sudah terkena dampak abu vulkanis itu adalah Kecamatan Paiton, Kecamatan Pajarakan, Kecamatan Banyu Anyar, Kecamatan Dringu, bahkan juga ke Kota Probolinggo.
Saat ini, kata Joko, Gunung Raung masih berstatus siaga. Kondisi Gunung Raung, Senin (27/7/2015), pukul 18.00 WIB- 24.00 WIB, terpantau cuaca mendung, angin tenang, hujan gerimis, dan Gunung Raung pun tertutup kabut. “Cuaca cerah, angin sedang, Gunung Raung jelas tertutup kabut,” jelas Joko.
Joko mengimbau agar masyarakat berhati-hati atas penyebaran abu vulkanis Gunung Raung. Abu vulkanis tersebut, menurut dia membahayakan kesehatan, terutama jika masuk ke mata atau terhirup.
Dikutip Madiun Pos dari webkesehatan.com, sejumlah gejala yang ditimbulkan akibat menghirup debu vulkanis antara lain terjadinya iritasi saluran pernapasan, sekresi dahak, iritasi mata, dan radang tenggorokan. Selain itu, juga menyebabkan batuk kering, dada sakit, dan kesulitan bernapas, serta gejala asma.
Adapun gejala yang ditimbulkan jika terkena mata ialah terjadinya iritasi mata (mata memerah), mata terasa gatal dan perih, air mata keluar terus-menerus, abrasi pada kornea mata karena goresan oleh debu vulkanis, sehingga mata menjadi perih.
“Abu vulkanis Gunung Raung mengandung silika, sejenis bahan baku pembuatan kaca,” kata Joko mengingatkan warga agar mewaspadai bahaya abu vulkanis akibat Gunung Raung meletus.
結果 (
日本語) 1:
[コピー]コピーしました!
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Jayadi mengatakan abu vulkanis akibat Gunung Raung meletus saat ini juga melanda Kabupaten Probolinggo. Sejumlah wilayah yang sudah terkena dampak abu vulkanis itu adalah Kecamatan Paiton, Kecamatan Pajarakan, Kecamatan Banyu Anyar, Kecamatan Dringu, bahkan juga ke Kota Probolinggo.Saat ini, kata Joko, Gunung Raung masih berstatus siaga. Kondisi Gunung Raung, Senin (27/7/2015), pukul 18.00 WIB- 24.00 WIB, terpantau cuaca mendung, angin tenang, hujan gerimis, dan Gunung Raung pun tertutup kabut. “Cuaca cerah, angin sedang, Gunung Raung jelas tertutup kabut,” jelas Joko.Joko mengimbau agar masyarakat berhati-hati atas penyebaran abu vulkanis Gunung Raung. Abu vulkanis tersebut, menurut dia membahayakan kesehatan, terutama jika masuk ke mata atau terhirup.Dikutip Madiun Pos dari webkesehatan.com, sejumlah gejala yang ditimbulkan akibat menghirup debu vulkanis antara lain terjadinya iritasi saluran pernapasan, sekresi dahak, iritasi mata, dan radang tenggorokan. Selain itu, juga menyebabkan batuk kering, dada sakit, dan kesulitan bernapas, serta gejala asma.Adapun gejala yang ditimbulkan jika terkena mata ialah terjadinya iritasi mata (mata memerah), mata terasa gatal dan perih, air mata keluar terus-menerus, abrasi pada kornea mata karena goresan oleh debu vulkanis, sehingga mata menjadi perih.「火山の灰 Raung を含むシリカ、ガラス製造の原料」当該上戸 Raung 噴火火山灰の結果の危険に気づくために市民に思い出させます。
翻訳されて、しばらくお待ちください..
