Ketika malam datang menjemputku
Aku sedang duduk sendiri di atas bukit pasir
Bertatap pandang dengan lautan luas
Aku merenung sambil tanganku meremas - remas pasir
Aku ingin berbicara dengan lautan
Dengan awan yang beriring pergi
Dengan alam sekelilingku
Tanpa sadar, aku mendengar
Suara genderang di langit
Suaranya memecah dinding telingaku
Tiba - tiba awan menghilang
Tampaklah bintang berserakan
Di sana ada cerita
Peristiwa manusia, tergantung bagai lukisan
Di dinding - dinding langit yang luas
Bercerita tanpa kuminta
Semua itu hadir
Dalam fikiranku, dalam fikiranku
Dan tak kan pernah berhenti
Peristiwa manusia, peristiwa manusia
Siapapun juga tak bisa menghapusnya
Peristiwa manusia, peristiwa manusia
Siapapun juga tak bisa menghapusnya
Peristiwa manusia, peristiwa manusia
Siapapun juga tak bisa
Tak bisa menghapusnya
H o o o o ! ........................
Lonceng gereja kita telah menjadi sumbang suaranya
Doa - doa dalam surau menjadi asing maknanya
Para pendeta menatap alam mencari jawaban
Semua menjadi asing
Semua menjadi asing
Peristiwa manusia berputar membuat lingkaran
Hilir mudik di depan mataku
Bercerita tanpa kuminta
Masih tetap kudengar
Genderang di langit
Genderang di langit
Terdengar semakin riuh
H o o o !.........................
Ketika malam datang menjemputkuAku sedang duduk sendiri di atas bukit pasirBertatap pandang dengan lautan luasAku merenung sambil tanganku meremas - remas pasirAku ingin berbicara dengan lautanDengan awan yang beriring pergiDengan alam sekelilingkuTanpa sadar, aku mendengarSuara genderang di langitSuaranya memecah dinding telingakuTiba - tiba awan menghilangTampaklah bintang berserakanDi sana ada ceritaPeristiwa manusia, tergantung bagai lukisanDi dinding - dinding langit yang luasBercerita tanpa kumintaSemua itu hadirDalam fikiranku, dalam fikirankuDan tak kan pernah berhentiPeristiwa manusia, peristiwa manusiaSiapapun juga tak bisa menghapusnyaPeristiwa manusia, peristiwa manusiaSiapapun juga tak bisa menghapusnyaPeristiwa manusia, peristiwa manusiaSiapapun juga tak bisaTak bisa menghapusnyaH o o o o ! ........................Lonceng gereja kita telah menjadi sumbang suaranyaDoa - doa dalam surau menjadi asing maknanyaPara pendeta menatap alam mencari jawabanSemua menjadi asingSemua menjadi asingPeristiwa manusia berputar membuat lingkaranHilir mudik di depan matakuBercerita tanpa kumintaMasih tetap kudengarGenderang di langitGenderang di langitTerdengar semakin riuhH o o o !.........................
翻訳されて、しばらくお待ちください..

When the night came to pick me up
I was sitting alone on the dunes
Face to view the vast ocean
I contemplate while squeezing my hand - wringing sand
I want to talk to the ocean
with the clouds go hand in hand
with the natural surroundings
Without realizing it, I hear the
Sound of drums in the sky
Her voice broke the wall ear Arrived - arrived cloud disappears strewn star Appeared There is a story of human events, hung like a painting on the wall - a wall that vast sky without I ask Tells All that is present in fikiranku, in fikiranku and will never stop human events, human events Anyone not can remove human events, human events Anyone also can not remove the human events, human events Anyone also can not not be able to remove H oooo! ........................ bells of our churches have become jarring voice Prayer - prayer in the mosque into the meaning of foreign natural stared Priests seek answers all be strangers all be Foreign human events rotating in a circle Downstream down in front of my eyes I ask Storytelling without Still I hear drums in the sky in the sky Drum sounds increasingly hectic H ooo! ..................... ....
翻訳されて、しばらくお待ちください..
