Sayang kenapa cemberut ?" Taehyung memegang kedua pipimu.
Kamu menggeleng. Kemudian mengaduk-aduk ramen yang sudah sedari tadi dingin.
"Tuh ramennya sampe dingin." Malam-malam kalian makan ramen yang menurut Taehyung super enak di kamar Taehyung.
"Ga napsu makan Oppa. Aku sariawan."
Taehyung tertawa bukannya merasa kasihan. "Mana mana coba aku liat."
Kamu menunjukan bibirmu yang sedikit perih gara-gara sariawan yang tidak tahu tempat.
"Kurang minum air ini sayang."
"Minum air terus aku beser Oppa."
"Makan jeruk. Makan cabe."
"Ihhh pedes dong."
Taehyung kembali tertawa.
"Sini deh Oppa punya rahasia biar sariawannya cepet sembuh." Taehyung mengayunkan tangannya guna kamu mendekat.
"Apa ?"
"Sit on my lap babe," ujar Taehyung dengan nada menggodamu menepuk kedua pahanya dengan seringai terpampang di wajah tampannya.
Dan anehnya. Kamu menurut.
"Close your eyes."
"Hah ?"
"Mau sembuh ga cantik?"
Kamu mengangguk lalu menutup kedua matamu. Perlahan tapi pasti Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajahmu hingga kedua bibir kalian bertemu.
"Eummmh." Kamu ingin menarik tubuhmu namun ditahan Taehyung dengan melingkarkan lengan kokohnya di pinggangmu. Ciuman yang berupa kecupan ringan kini menjadi semakin panas saat lidah Taehyung mencoba menerobos masuk mulutmu.
"Oppa.." Kamu melenguh lemas saat Taehyung menyerah dan mulai menghisap leher jenjangmu dan meninggalkan sebuah karya bercak merah.
Well Kim Taehyung. Ini hanya akal-akalan mesum untuk menikmati dirimu.