Meeting Prime Minister of Japan Junichiro Koizumi, January 8, 2002 at his residence (3.30pm-4.30pm). Japanese Prime Minister Junichiro Koizumi, center, expresses appreciation after being sung "Happy Birthday" by surrounding foreign media reporters at his official residence in Tokyo Tuesday, Jan. 8, 2002. Koizumi, who had just turned 60, was hosting a meeting with the foreign media prior to his weeklong tour of the Philippines, Malaysia, Thailand, Indonesia and Singapore, starting Wednesday, Jan. 9. (AP Photo/Kazuhiro Nogi, Pool)
TOKYO (LoveIndonesiaPhilately) - Tanggal 20 April lalu adalah waktu berhanami bersama PM Jepang Junichiro Koizumi. Hanami adalah pesta atau pertemuan santai di bawah pohon Sakura Jepang, sambil minum-minum, makan, nyanyi (karaoke), bercanda dan sebagainya. sayangnya Sakura mekar hanya satu minggu dan tahun ini, pertama kali dalam sejarah Jepang, jauh lebih cepat mekar ketimbang biasanya (31 Maret 7 April). Tahun ini Sakura berbunga mulai 15 Maret 2002.
Kesempatan Hanami ini bisa dimanfaatkan untuk filateli pula. Undangan dari Koizumi dimanfaatkan Richard Susilo untuk menempelkan prangko terbaru Jepang Pekan Surat menyurat Internasional (PSMI) terbit 19 April 2002 dan dicap 20 April 2002 karena berhanami dengan Koizumi tanggal 20 April 2002.
Tampak tiga foto di atas, masing-masing sampul/amplop undangan yang dikirimkan oleh kementerian Luar Negeri Jepang untuk Richard Susilo tertanggal 2 April 2002, undangan berhanami dengan Perdana Menteri Jepang yang berlaku untuk dua orang (suami-isteri), dan ketentuan berhanami dengan PM Jepang. Undangan dan ketentuan berprangko PSMI dan bercap tanggal 20 April 2002 dari Kantorpos Besar Tokyo yang ada di muka stasiun kereta api Tokyo. Selain itu ada pula peta menuju tempat berhanami dengan PM Jepang yaitu di Taman Shinjuku Gyoen di Shinjuku, Tokyo.