G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara.
Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G.Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level II (Waspada) ke Level I (Normal) pada 17 Juni 2014, dan tingkat aktivitas dinaikan lagi dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 13 November 2014.
Pada 21 Juni 2015, kembali terjadi peningkatan aktivitas, ditandai dengan letusan abu, dan lontaran material pijar di kawah puncak serta terekamnya Gempa Tremor dengan amplituda maksimum yang terus meningkat secara signifikan, sehingga tingkat aktivitas G. Raung terhitung tanggal 29 Juni 2015, pukul 09.00 WIB dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
II. PEMANTAUAN
2.1. Visual
結果 (
日本語) 1:
[コピー]コピーしました!
G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara.Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G.Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level II (Waspada) ke Level I (Normal) pada 17 Juni 2014, dan tingkat aktivitas dinaikan lagi dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 13 November 2014.Pada 21 Juni 2015, kembali terjadi peningkatan aktivitas, ditandai dengan letusan abu, dan lontaran material pijar di kawah puncak serta terekamnya Gempa Tremor dengan amplituda maksimum yang terus meningkat secara signifikan, sehingga tingkat aktivitas G. Raung terhitung tanggal 29 Juni 2015, pukul 09.00 WIB dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). II. PEMANTAUAN2.1. Visual
翻訳されて、しばらくお待ちください..
