TIMESINDONESIA, JEMBER - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur menyebut aktivitas vulkanik dari Gunung Raung cenderung menurun pada Sabtu (1/8/2015).
"Data yang kami terima mencatat letusan Gunung Raung masih terjadi dengan energi fluktuatif yang kecenderungannya menurun," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember, Sabtu (1/8/2015).
Laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung menyebutkan bahwa pada tanggal 1 Agustus 2015 pukul 06.00-12.00 WIB tercatat secara visual cuaca terang, angin tenang, tampak asap putih hingga kelabu sedang, tekanan lemah setinggi 200--400 meter condong ke arah utara.
Sementara dari data seismik, tremor vulkanik atau letusan menerus terekam energi yang fluktuatif cenderung menurun dengan amplitudo 3-32 milimeter yang didominasi amplitudo 20 milimeter.
"Aktivitas tremornya cenderung menurun selama tiga hari terakhir. Namun, kami tetap siaga memantau perkembangan aktivitas gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi," imbuhnya.
Ia juga membeberkan jika informasi dari berbagai kecamatan di Jember sudah melaporkan tidak adanya guyuran abu vulkanik, terutama karena asap solfatara yang keluar dari kawah didominasi warna putih yang mengarah ke utara, padahal sebelumnya asap berwarna kelabu pekat. (*)