Setelah bertahun-tahun ‘bersolo karier’ pasca Schizophones bubar/vakum, pada tahun 2010 Deu Galih resmi membentuk sebuah big-band bertalenta untuk mengakomodir arah musik folk yang sedang ia tuju. Band tersebut bernama The Folks, hingga namanya digabung menjadi Deugalih & Folks. Anggota The Folks pun sembarangan orang, karena beberapa dari mereka adalah eksponen scene country-music Bandung. Lalu satu diantaranya adalah dosen di fakultas tempat Deugalih dulu belajar. But when it comes to music, the ‘age barrier’ is totally broke… Embrio Deugalih & The Folks sendiri sudah terlihat pada tahun 2007, ketika Deu Galih tampil untuk sebuah acara di Fakultas Sastra UNPAD.