6.3 Uji penetrasi
6.3.1 Prinsip
Paku pemukul dijatuhkan ke arah bagian paling atas dari helm. Jika paku pemukul
menembus kepala bagian dalam, maka helm dinyatakan tidak sesuai.
6.3.2 Peralatan
Peralatan yang sesuai ditunjukkan pada Gambar 6a dan 6b.
Balok uji setengah lingkaran yang terbuat dari kayu keras dengan logam lunak dimasukkan
pada puncak sumbu pusat yang dipasang pada suatu landasan keras. Tali pengikat
disediakan untuk mengamankan helm. Pada posisi paku pemukul dipasang, posisi di
bawahnya sedemikian rupa sehingga paku pemukul dapat dijatuhkan dengan sedikit
gesekan pada jatuhan tertentu ke atas pusat logam lunak dimasukkan. Paku dan logam
lunak dimasukkan sehingga dapat dihubungkan dengan indikator listrik antara keduanya.
Paku pemukul yang digunakan memiliki spesifikasi sebagai berikut:
Berat 3,0 kg 45 gram
0Ikat helm hingga aman pada balok uji dengan cara menambatkan sabuk di atas helm.
Lepaskan paku pemukul jatuh secara bebas dari ketinggian 1,6 m ± 5 mm (diukur dari
batang dari paku sampai titik benturan) terhadap helm pada dua tempat dengan jarak
minimal 75 mm satu sama lain dan dari pusat tempat benturan yang digunakan untuk uji
peredam kejut. Catat baik ada atau tidak ada hubungan listrik yang terjadi antara paku
dengan logam lunak pada balok pengujian. Setelah setiap benturan, dilakukan bentuk
kembali permukaan asli dari plat logam lunak jika perlu.
Untuk helm yang dikondisikan dengan cara perendaman air, lengkapi uji penetrasi seperti uji
untuk peredam kejut dan kekuatan sistem penahan dalam waktu 60 menit untuk melengkapi
prosedur pengeringan.
Gambar
;
Sudut titik radius kepala pemukul 60o ± 0,5o;
Jari-jari bagian titik kepala pemukul 0,5 mm ± 0,1 mm;
Tinggi minimum kerucut 40 mm;
Kekerasan 50 - 45 rockwell - C
Gambar