Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraeni mengaku senang. "Sebenarnya kami menginginkan seluruh permohonan diterima, tapi tidak semua. Meski demikian, kami bersyukur atas keberpihakan MK bahwa affirmative action kepada kelompok perempuan dan marginal lainnya didukung konstitusi," ucap Titi usai sidang.